Kediri, 12 September 2024 – Prodi Teknologi Industri Pertanian (Prodi TIP) Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar pelatihan bagi warga Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kediri. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta, mayoritas ibu-ibu anggota kelompok Wanita “ASKARA,” serta staf dosen dan tenaga kependidikan Prodi TIP UTM. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pelaku usaha lokal dan kualitas produk yang mereka hasilkan.
Cahyo Indarto, Ketua Tim Pelaksana, memaparkan bahwa pelatihan ini memfokuskan pada penggunaan enzim sebagai bahan khusus dalam pembuatan ayam goreng. “Enzim menjadi bahan spesial yang kami tambahkan ke dalam tepung bumbu. Ini yang membuat tekstur dan rasa produk ayam goreng lebih lezat,” jelas Cahyo, yang merupakan lulusan doktor dari National Pingtung University of Science and Technology, Taiwan. Cahyo juga menambahkan bahwa formula tepung buatannya mampu mengurangi penggunaan bahan tambahan pangan (BTP), memberikan solusi yang lebih sehat bagi konsumen.
Lebih dari sekadar inovasi rasa, tepung bumbu yang dikembangkan juga memungkinkan produk ayam goreng untuk dikemas dalam kondisi vakum dan disimpan dalam keadaan beku, memperpanjang masa simpan tanpa mengurangi kualitas rasa. “Ini memberi kemudahan dan efisiensi bagi pelaku usaha kecil dalam mengolah dan menyajikan produk mereka,” tambah Cahyo.
Dalam kegiatan ini, tim pengabdian masyarakat (abdimas) UTM turut menyerahkan perangkat usaha berupa deep fryer, vacuum sealer, peniris minyak (spinner), dan freezer, yang diharapkan dapat mendukung proses produksi lebih efisien dan berkualitas.
Acara dibuka oleh Kepala Desa Gadungan, Dedi Purwanto, yang menyampaikan apresiasi dan harapannya atas kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. “Kolaborasi seperti ini sangat membantu dalam meningkatkan perekonomian keluarga di desa kami,” ungkap Dedi.
Kegiatan ini didanai sepenuhnya oleh program BIMA Kemdikbudristek melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat tahun anggaran 2024, sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui inovasi teknologi tepat guna.



