Fakultas Pertanian Dorong Kemandirian Pangan dan Cegah Stunting di Desa Sabiyan

Perempuan di pedesaan masih menghadapi berbagai tantangan dalam pemenuhan gizi keluarga. Salah satunya dialami oleh ibu-ibu yang tergabung dalam PKK Desa Sabiyan, Kecamatan Bangkalan, Jawa Timur. Selain keterbatasan akses pangan bergizi, sebagian besar pekarangan rumah warga juga belum dimanfaatkan secara produktif, sehingga potensi untuk mendukung kemandirian pangan dan pencegahan stunting belum optimal.

Oleh karena itu, tim dosen Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), melalui hibah pengabdian kompetitif nasional dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) tahun 2025, menginisiasi pendampingan kepada kader PKK Desa Sabiyan.

Pendampingan ini berfokus pada pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, sekaligus upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan ekonomi rumah tangga. Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemendiktisaintek. Pelaksana terdiri dari tiga orang dosen Fakultas Pertanian, UTM, yaitu Aminah Happy Moninthofa Ariyani, Catur Wasonowati, dan Banun Diyah Probowati.

Happy menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberdayakan perempuan melalui kader PKK dalam mengoptimalkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga. “Pekarangan yang semula tidak produktif diubah menjadi lahan yang mampu menghasilkan protein hewani dari ayam petelur dan sayuran segar untuk kebutuhan gizi,” terangnya

Kegiatan ini diikuti oleh 20 kader PKK Desa Sabiyan. Mereka mendapat penyuluhan gizi, pelatihan budidaya ayam petelur skala rumah tangga, serta demplot sayuran di pekarangan. Tim juga melibatkan mahasiswa Agribisnis UTM untuk mendampingi kader dalam praktik lapangan sekaligus melakukan survei keberagaman konsumsi pangan (Household Diet Diversity Score/HDDS).

PKK Desa Sabiyan menyambut baik program ini. Ketua PKK, Husnul Hotimah, menyebut bahwa kegiatan ini memberikan manfaat nyata. “Ibu-ibu jadi lebih paham pentingnya gizi seimbang dan bisa langsung mempraktikkan pemanfaatan

Leave a Reply