Yogyakarta, 14 September 2024 — Sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi tenaga laboratorium di bidang kimia, Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Laboratorium Kimia Jurusan Kimia FMIPA Universitas Islam Indonesia (UII) bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Tenaga Laboratorium Penguji Indonesia (LSP Telapi), telah menggelar pelatihan dan sertifikasi profesi bagi Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) dan tenaga kimia lainnya.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada Jumat dan Sabtu, 13-14 September 2024, bertempat di Gedung FMIPA UII dan Laboratorium Terpadu UII, Jl. Kaliurang km 14,5, Yogyakarta. Pelatihan ini terbuka bagi seluruh kimiawan, analis kimia, dan pranata laboratorium yang ingin meningkatkan kompetensi dan memperoleh sertifikasi di bidang laboratorium kimia.
Pelatihan ini diikuti oleh sembilan laboran dari berbagai fakultas dan jurusan, termasuk Fakultas Pertanian dan laboratorium dasar. Beberapa peserta yang hadir antara lain:
- Edy Suryono, Nurul Hidayat, dan Yusi Purwaningsih (Laboran Prodi Agroekoteknologi)
- Eko Kanti Sih Prastiwi, Moch Syaifullah, dan Arif Budiyanto, Gufron Bagus (Laboran Jurusan Kelautan dan Perikanan, yang terdiri dari dua prodi: Ilmu Kelautan dan Manajemen Sumberdaya Perairan)
- Ratri Diah Muktisari dan Faida Amaliyah (Laboran Laboratorium Dasar)
Pelatihan ini mencakup beberapa skema kompetensi, di antaranya: Skema Dasar: Volumetri/Gravimetri, Skema Spektrometri: UV-Vis/AAS, Skema Kromatografi: GC/HPLC, Skema Proksimat (Bahan Pangan), Skema Petugas Pengambil Contoh Air. Menurut Ketua Panitia, pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan teknis dan keterampilan praktis di bidang laboratorium kimia, sekaligus menyiapkan mereka untuk mengikuti sertifikasi profesi. “Kami berharap, dengan adanya pelatihan ini, para laboran dan tenaga kimia lainnya dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas di laboratorium secara profesional dan sesuai standar industri,” ujar salah satu instruktur pelatihan.
Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menjamin kualitas tenaga laboratorium di Indonesia, khususnya dalam pengujian kimia, yang semakin dibutuhkan oleh berbagai sektor, baik di bidang pendidikan, industri, maupun riset.
Pelatihan dan sertifikasi ini diadakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Laboratorium Kimia FMIPA UII, yang memiliki fasilitas laboratorium lengkap dan modern. “Kami ingin memastikan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan mereka dalam praktik langsung di laboratorium,” tambahnya.
Dengan program ini, diharapkan para peserta mampu meraih sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional dan internasional, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih optimal dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kimia.











