Bangkalan, 18 Juli 2026 – Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas
Trunodjoyo Madura sukses menyelenggarakan acara “Temu Alumni Agroekoteknologi” di Aula
Syaikhona Muhammad Kholil, Lt. 10, Gedung Rektorat UTM. Acara ini dihadiri lebih dari 20
perwakilan alumni berbagai angkatan. Turut hadir Sekretaris Forum Silaturahmi Alumni Agronomi
(Fosil Alogami) Muhammad Naimi, S.P., Ketua Program Studi Agroekoteknologi, Erick Yuhardi,
S.P., M.P., seluruh sivitas akademika Program Studi Agroekoteknologi, serta Wakil Dekan III
Bidang Kemahasiswaan Fakultas Pertanian, Dr. Askur Rahman, S.TP., M.Si., yang sekaligus
membuka acara tersebut.

Mengusung tema “AgroInsight: Merawat Jejaring Alumni, Menguatkan Kolaborasi, Menginspirasi
Generasi”, kegiatan yang diketuai Edy Suryono, M.Si. ini menjadi wadah mempererat jejaring
alumni lintas generasi sekaligus membangun kolaborasi antara alumni dan program studi. Pada
kesempatan tersebut, Program Studi Agroekoteknologi juga melaksanakan tracer study bagi
lulusan tahun 2022–2025 sebagai bagian dari evaluasi mutu lulusan dan penyempurnaan
kurikulum.
Rangkaian acara digelar melalui sesi sharing and hearing atau Sesi Berbagi Pengalaman hingga
FGD Penyusunan Komitmen Kolaborasi. Sharing and hearing menjadi ruang berbagi pengalaman,
perjalanan karier, serta masukan untuk pengembangan kurikulum program studi yang selaras
dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Sesi ini menghadirkan berbagai alumni yang telah
bekerja pada bidang strategis yang mewakili profil lulusan, mulai dari praktisi bidang pertanian,
penyuluh, agropreneur, hingga analis pada perusahaan multinasional.
Pada sesi FGD, alumni dan program studi berkomitmen membangun kolaborasi berkelanjutan
untuk mewujudkan berbagai program inovatif guna memajukan Program Studi Agroekoteknologi.
Salah satu hasil FGD adalah kesepakatan untuk menginisiasi program-program kolaboratif yang
akan dikoordinasikan bersama oleh Program Studi Agroekoteknologi dan Ikatan Alumni. Ikatan
Alumni Agroekoteknologi juga berkomitmen untuk menggelar pertemuan rutin serta menginisiasi
platform digital guna memudahkan pertukaran informasi terkait peluang kerja, riset, dan
pengembangan kapasitas bagi seluruh lulusan.
Penguatan jejaring alumni tersebut sekaligus mendukung kontribusi Program Studi
Agroekoteknologi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya
SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan keterhubungan antara pembelajaran di
perguruan tinggi dan kebutuhan dunia kerja, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
melalui pembangunan kolaborasi berkelanjutan antara program studi, alumni, dunia usaha, dan
berbagai pemangku kepentingan. Inisiatif dalam pengembangan peluang kerja, kewirausahaan,
magang, riset bersama, dan inovasi pertanian juga sejalan dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan
Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

“Jejaring alumni adalah salah satu aset terbesar bagi institusi kami. Melalui acara temu alumni ini,
kami berharap lahir gagasan-gagasan baru serta kolaborasi konkret, baik berupa penyediaan
tempat magang, riset bersama, maupun pengembangan startup pertanian yang menjembatani
kesenjangan antara dunia akademis dan industri,” ujar Bapak Erick Yuhardi, S.P., M.P.
Mengingat pesatnya perkembangan teknologi pertanian modern dan agritech, peran alumni
Agroekoteknologi semakin krusial dalam membawa solusi cerdas bagi pengembangan Program
Studi Agroekoteknologi ke depan. Melalui penguatan jejaring lintas generasi, program studi
diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perubahan dunia
kerja, tetapi juga membangun ekosistem kolaborasi yang mendukung inovasi pertanian dan
pembangunan berkelanjutan.


