Agromaritim Creator Challenge 2026: Pelajar SMA/SMK Hadirkan Inovasi Kreatif untuk Masa Depan Agromaritim Indonesia

Bangkalan, 21 Juli 2026 – Fakultas Pertanian Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) sukses menyelenggarakan Grand Final Agromaritim Creator Challenge (ACC) 2026, sebuah kompetisi kreatif yang mempertemukan inovasi, kreativitas, dan kepedulian generasi muda terhadap pembangunan sektor agromaritim Indonesia. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-25 Universitas Trunodjoyo Madura ini diikuti oleh pelajar SMA/MA/SMK sederajat dari berbagai daerah yang berkompetisi melalui karya video kreatif dan presentasi poster ilmiah.

Agromaritim Creator Challenge merupakan salah satu bentuk komitmen Fakultas Pertanian UTM dalam memperkenalkan dunia pertanian, pangan, kelautan, dan perikanan kepada generasi muda melalui pendekatan kreatif berbasis media digital. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk menuangkan ide, inovasi, dan solusi terhadap berbagai tantangan di sektor agromaritim.

Setelah melalui proses seleksi, sebanyak enam sekolah berhasil melaju ke babak grand final, yaitu SMAN 1 Kamal, SMAN 1 Bangkalan, SMAN 2 Bangkalan, SMKN 2 Kediri, SMAN 1 Masalembu Kabupaten Sumenep, dan MAN Sumenep. Pada tahap akhir kompetisi, para finalis mempresentasikan poster ilmiah yang merupakan representasi dari video kreatif yang telah mereka kirimkan sebelumnya. Setiap tim menjelaskan konsep, inovasi, serta solusi yang ditawarkan di hadapan dewan juri.

Tema yang diangkat dalam kompetisi mengacu pada enam subtema strategis, yaitu Pertanian Modern dan Ramah Lingkungan, Wirausaha Muda di Sektor Pertanian, Inovasi Pangan Aman dan Bermutu, Agroindustri Berbasis Sumber Daya Lokal, Konservasi Lingkungan Perairan Darat dan Laut, serta Budidaya Perairan Berkelanjutan. Berbagai karya yang ditampilkan menunjukkan kepedulian generasi muda terhadap pengembangan sektor pertanian, pangan, kelautan, dan perikanan melalui pendekatan yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Proses penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek kreativitas, kualitas inovasi, relevansi terhadap tema, kemampuan presentasi, serta potensi implementasi gagasan dalam menjawab berbagai tantangan di sektor agromaritim. Melalui proses tersebut, dewan juri menetapkan para pemenang Agromaritim Creator Challenge (ACC) 2026 sebagai berikut:

Juara I – MAN Sumenep
Karya: “Di Tengah Arus Perantauan, Tembakau Menjadi Harapan”
Juara II – SMAN 2 Bangkalan
Karya: “Morry-Silk Gummy”
Juara III – SMAN 1 Kamal Bangkalan
Karya: “Dari Jerami Menjadi Solusi: Inovasi Bio-Hidrogel Superabsorben Berbasis Jerami”

🏅 Juara Harapan I – SMKN 2 Kediri (Karya: “Inovasi Bahan Lokal Menuju Generasi Sehat”), 🏅 Juara Harapan II – SMAN 1 Kamal Bangkalan (Karya: “Cangkang Kerang: Sampah atau Solusi”), 🏅 Juara Harapan III – SMAN 1 Bangkalan (Karya: “AgroConnect: Connecting Youth, Cultivating Future”), 🏅 Juara Harapan IV – SMAN 1 Masalembu, Sumenep (Karya: “Menanam Hari Ini, Menyehatkan Masa Depan”)

Selain penghargaan utama, panitia juga memberikan Special Awards kepada karya-karya terbaik berdasarkan kategori khusus sebagai bentuk apresiasi terhadap keunggulan peserta.

Best Creative Campaign diraih oleh SMAN 1 Bangkalan, Best Educational Content oleh SMAN 1 Masalembu, Best Storytelling Creator oleh MAN Sumenep, Best Visual Design diraih SMAN 1 Kamal Bangkalan melalui karya “Dari Jerami Menjadi Solusi: Inovasi Bio-Hidrogel Superabsorben Berbasis Jerami”, Best Video Production diraih SMKN 2 Kediri, Best Sustainable Idea diberikan kepada SMAN 1 Kamal Bangkalan melalui karya “Cangkang Kerang: Sampah atau Solusi”, sedangkan Best Inspiring Content berhasil diraih oleh SMAN 2 Bangkalan.

Grand Final Agromaritim Creator Challenge 2026 turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Pertanian Universitas Trunodjoyo Madura, di antaranya Dekan, Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, serta Kepala Bagian Fakultas Pertanian. Kehadiran para guru pendamping dari masing-masing sekolah finalis turut memberikan semangat dan dukungan kepada peserta selama proses presentasi berlangsung.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Trunodjoyo Madura menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan guru pendamping atas semangat, kreativitas, dan inovasi yang ditunjukkan sepanjang kompetisi. Menurutnya, Agromaritim Creator Challenge merupakan wadah strategis untuk memperkenalkan potensi sektor pertanian, pangan, kelautan, dan perikanan kepada generasi muda sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, kreativitas, dan pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi.

Apresiasi juga disampaikan oleh Arief, guru pendamping dari SMAN 1 Kamal, yang mengungkapkan rasa terima kasih kepada Fakultas Pertanian Universitas Trunodjoyo Madura atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kompetisi ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan dalam menciptakan konten kreatif sekaligus menjadi media publikasi hasil penelitian yang telah mereka lakukan. Ia berharap Agromaritim Creator Challenge dapat terus diselenggarakan setiap tahun sehingga semakin banyak pelajar yang terdorong untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui penyelenggaraan Agromaritim Creator Challenge 2026, Fakultas Pertanian Universitas Trunodjoyo Madura berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik mengembangkan potensi sektor agromaritim Indonesia melalui inovasi dan kreativitas. Kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan calon-calon inovator muda yang siap berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya kelautan, serta pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Fakultas Pertanian Universitas Trunodjoyo Madura dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan berbasis kreativitas, inovasi, dan pembelajaran aktif bagi generasi muda, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya inovasi dan solusi bagi pembangunan sektor agromaritim Indonesia. Selain itu, berbagai gagasan yang dihasilkan peserta juga mencerminkan dukungan terhadap pembangunan pertanian, pangan, dan kelautan yang berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju masa depan Indonesia yang lebih tangguh.

Leave a Reply