Solo, 07 Oktober 2025 – Salah satu upaya untuk mengoptimalkan kualitas mutu bidang tridharma perguruan tinggi meliputi pendidikan, pengabdian dan penelitian sesuai standart tim Jaminan mutu Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura laksanakan kegiatan benchmarking berupa kegiatan study banding jaminan mutu ke Universitas Sebelas Maret Surakarta. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung B, Gedung Supratoyo Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret pada Selasa, 07 Oktober 2025. Secara garis besar tujuan utama realisasi kegiatan ini adalah untuk mengumpulkan informasi sebagai bahan dasar monitoring dan evaluasi kegiatan penjaminan mutu yang telah dilaksanakan tim jaminan mutu Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura selama 1 tahun berjalan khususnya tahun 2025.
Kegiatan ini diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh Moderator, dan pemutaran lagu Indonesia Raya. Acara dilanjut dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta oleh Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng yang secara tekhnis diwakilkan oleh Wadek Kemahasiswaan dan Alumni FP: Prof. Dr. Ir. Agung Wibowo, SP, M.Si. Secara eksplisit beliau menuturkan bahwa “Pengelolaan dan system penjaminan mutu di lingkup Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta berfokus pada beberapa peluang strategis untuk bisa memastikan pengelolaan akreditasi prodi yang terstandart, mendorong kuantitas dan kualitas publikasi jurnal terindeks scopus, serta menciptakan suasana akademis lingkungan fakultas pertanian UNS dengan menyelenggarakan kegiatan Seminar Internasional yang cukup intensif dan konsisten setiap tahunnya”. Prof. Dr. Ir. Agung Wibowo, SP, M.Si juga menambahkan bahwa “Kedepan, Kolaborasi mutu antara UTM dan UNS bisa dijalin dengan mewujudkan kegiatan konferensi internasional untuk meningkatkan budaya mutu dilingkungan kedua universitas ini”.
Berikutnya acara dilanjutkan dengan penyampaian tujuan dan sekapur sirih dari tim jaminan mutu fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura yang diketuai oleh ibu Dr. Isdiana Suprapti, SP., M.M. Penyampaian tujuan utama kegiatan benchmarking jaminan mutu ini disampaikan secara spesifik bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk menggali dan study literasi terkait kiat-kiat progresif apa saja yang diterapkan oleh jaminan mutu terkait Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkup Fakultas Pertanian UNS. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi jembatan dan dasar fundamental perbaikan dan penguatan efektifitas pelaksanaan PEPP jaminan mutu Fakultas Pertanian UTM. Dr. Isdiana Suprapti, SP., M.M. memaparkan bahwa “Kami berharap bermula dari kegiatan benchmarking mampu mengoptimalkan peran JAMU FP dan JAMU Prodi Lingkup FP UTM dengan pemahaman yang konkret tentang penguatan SPMI, rencana rekomendasi tindak lanjut terukur jangka pendek hingga Panjang untuk system organisasi dan kinerja mutu Jamu FP, membentuk nota kesepahaman kerja sama dan akreditasi prodi serta adopsi model adaptasi best practices UNS yang sesuai dengan kondisi dan karakteristik UTM”.
Bak gayung bersambut, Wadek Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FP UNS yaitu Gusti Fauza, S.T., M.T., Ph.D dan Ketua Unit Penjamin Mutu ibu Dr. Mei Tri Sundari, S.P., M.Si memberikan respon positif dengan memberikan materi dan penjelasan terkait unit penjaminan mutu beserta tuposi dan kegiatan yang rutin dilaksanakan di Fakultas FP UNS. Beliau memaparkan bahwa Sistem Penjaminan Mutu di lingkup FP UNS terdiri dari 2 yaitu SPMI merupakan standart aturan mengatur aturan lingkup internal dan SPME merupakan standart aturan mengatur lingkup eksternal misalnya akreditasi internasional. Beliau juga menuturkan salah satu tindakan preventif yang dilakukan tim JAMU FP UNS untuk mempersiapkan lengkapan dokumen mutu untuk akreditasi prodi di lingkungan FP UNS adalah dengan menggiatkan pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) dengan tahap audit mutu menggunakan 2 level yaitu AMI L1 dan AMI L2. “Pelaksanaan AMI di UNS memiliki 6 tahap yaitu sosialisasi, AMI Level 1 yang dilakukan di tingkat prodi, AMI Level 2 yang dilakukan di tingkat Fakultas, Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yaitu Review AMI Dan Sasaran Mutu Berkelanjutan Tingkat Fakultas, Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yaitu Review AMI Dan Sasaran Mutu Berkelanjutan Tingkat Universitas dan terakhir pemutusan kebijakan SPMI”.
Kegiatan selanjutnya berupa sesi tanya jawab. Beberapa pertanyaan yang diajukan oleh tim JAMU FP UTM diataranya action inspiratif apa saja yang dilaksanakan oleh Tim JAMU FP UNS untuk mendorong partisipasi Alumni dalam mengisi tracer study oleh Eka Nurrahema N.A M.Si; kiat progresif apa saja yang direalisasikan FP UNS untuk mendorong akreditasi internasional melalui ciri khas prodi oleh Adyos B Chandra, M.Si; Bagaimana realisasi kerja dari tugas KPPMF merealisasikan kinerjanya di Tingkat Fakultas Pertanian oleh Arief Firmansyah, M.Si; Saran dari UNS bagaimana pengelola SDM untuk tim Jaminan mutu Fakultas oleh Fahmi A Rahman, M.Si. Seluruh pertanyaan dijawab dengan rinci, lugas dan solutif oleh ibu Gusti Fauza, S.T., M.T., Ph.D dan Dr. Mei Tri Sundari, S.P., M.Si. Ibu Gusti Fauza, S.T., M.T., Ph.D menuturkan bahwa “Bentuk upaya yang mendorong akreditasi internasional prodi dengan memulai merecord rekam jejak terkait output penelitian dan pengabdian internasional yang diterima dosen dan mendorong Global Chalenge untuk mahasiswa”. Beliau menambahkan “Realisasi kinerja dari KPPMF melakukan audit mutu penelitian dan pengabdian sesuai yang tertera di E-SPMI. Standart audit penelitian dan pengabdian diambil dari standart Universitas. Standart ini didapatkan dari standart nasional. Standart melampauinya menggunakan rujukan standart LAM masing-masing prodi”.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan penutup. Seluruh peserta terlihat antusias dan seluruh output yang diharapkan dalam kegiatan ini dapat tercapai. Kedepannya, kedua belah pihak berharap bisa menjalin kolaborasi yang lebih luas terkait pengembangan sistematika jaminan mutu di fakultas pertanian di kedua belah pihak.




