Bangkalan, 9 November 2025 — Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bersama Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sekaligus memperingati Dies Natalis Himagri ke 28, di Pondok Pesantren Al-Masduki, Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini mengusung tema “Pendampingan Santri Menuju Santripreneur Hijau: Inovasi Wirausaha Berbasis Pembuatan Taman dan Penghijauan”.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis lingkungan di kalangan santri, serta meningkatkan pemahaman tentang pentingnya penghijauan dan tata kelola taman yang bernilai ekonomi. Melalui pendampingan ini, para santri dibimbing untuk mengembangkan kreativitas dalam menciptakan produk dan kegiatan wirausaha yang ramah lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut Alumni Program Studi Agribisnis, Rosyid, SP. Selaku pemilik usaha Rosyid Decoration, bertindak sebagai pendamping kegiatan. Beliau memberikan pelatihan teknis mengenai perencanaan taman, teknik penanaman tanaman hias, pemeliharaan tanaman, serta konsep bisnis hijau yang dapat diterapkan di lingkungan pesantren. Selain pelatihan, dilakukan pula praktik langsung pembuatan taman mini di area pondok pesantren sebagai bentuk implementasi nyata dari materi yang diberikan.
Ketua Program Studi Agribisnis, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam mendukung Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong santri agar tidak hanya fokus pada bidang keagamaan, tetapi juga memiliki wawasan kewirausahaan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan. Santri harus menjadi pelopor santripreneur hijau yang berdaya saing dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan pengasuh Pondok Pesantren Al-Masduki menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya kegiatan ini. Ia berharap kolaborasi antara dunia kampus dan pesantren dapat terus berlanjut, sehingga santri memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Kegiatan pengabdian ini juga menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa HIMAGRI dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah serta memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan di masyarakat.
Melalui semangat “Santripreneur Hijau”, diharapkan akan lahir generasi santri yang kreatif, mandiri, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan — sekaligus mampu menciptakan peluang ekonomi baru berbasis agribisnis berkelanjutan.















