Bangkalan, 19 Februari 2025 – Jaminan Mutu Fakultas Pertanian (JMF) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Standar Mutu Internal (MESMI), sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan Fakultas Pertanian. Kegiatan ini mengacu pada pedoman MESMI tahun 2025 yang telah disusun secara komprehensif dan melibatkan berbagai elemen fakultas. Kegiatan MESMI dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu: (1) Perencanaan yang meliputi : penetapan ruang lingkup standar mutu yang meliputi kompetensi lulusan, isi pembelajaran, proses pembelajaran, hingga layanan kemahasiswaan, Penyusunan instrumen monitoring seperti form ceklist kelengkapan dokumen, catatan hasil MESMI, dan deskripsi temuan audit, dan penunjukan tim pemonitoring yang terdiri dari dosen-dosen berpengalaman di Fakultas Pertanian. Tahapan kedua pelaksanaan yang diawali dengan pemonitoring melakukan pemeriksaan dokumen dan observasi langsung di lokasi auditi. Proses ini mencakup wawancara, diskusi, dan dokumentasi temuan untuk memastikan implementasi standar mutu sesuai dengan indikator yang ditetapkan. Tahapat terakhir adalah Pengendalian. Pada tahapan ini, temuan hasil audit dibahas dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) di tingkat fakultas. Temuan yang belum terselesaikan akan ditindaklanjuti dalam Rapat Tindak Lanjut (RTL) di tingkat universitas.
Menurut Dr. Isdiana Suprapti, SP., M.M., selaku Ketua Jaminan Mutu Fakultas kegiatan ini bertujuan untuk menjamin kualitas pembelajaran agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, meningkatkan daya saing lulusan UTM di tingkat nasional dan internasional, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi pendidikan tinggi serta mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Manfaat lain yang diharapkan dari MESMI ini adalah peningkatan kepuasan stakeholder, efisiensi pengelolaan sumber daya, dan pengambilan keputusan yang lebih baik berdasarkan hasil evaluasi.
Kegiatan MESMI pada Pimpinan Fakultas (WD1, WD2, WD3) dan Jurusan (Ketua dan Sekretaris) dilaksanakan selama 2 hari 18-19 Februari 2025. Bertindak sebagai pemonev adalah Isdiana, Fahmi, Eka, Arif, dan Bobby. Kegiatan tersebut menghasilkan laporan yang mencakup kekuatan dan kelemahan dalam penerapan standar mutu internal. Temuan-temuan positif (closed) maupun temuan yang memerlukan perbaikan (open) menjadi dasar untuk langkah perbaikan di masa depan. “Melalui MESMI, Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura berharap dapat terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan, sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten, unggul, dan siap bersaing di dunia kerja,” ujar R. Arief Firmansyah, STP., M.Si., anggota tim JMF.











