Kesempatan istimewa datang kepada mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Mereka dapat mengikuti acara kuliah tamu internasional yang menjadi jembatan antara teori dan praktik. Pada hari Kamis, 13 Februari 2025, kuliah tamu internasional bertajuk ‘Sharing Manajemen Industri dan Bisnis’ diselenggarakan dengan mengundang Stella Jogisaputra, Technical Manager Country dari Stern Ingredients Asia Pacific. Stern Ingredients Asia-Pasifik sendiri merupakan bagian dari Stern Ingredients Group. Perusahaan global yang berfokus pada pengembangan dan produksi bahan baku inovatif untuk industri pangan seperti bahan pengembang roti, nutrisi mikro pada pangan, dan teknologi enzim. Perusahaan asal Jerman ini bergerak di bidang produk berbasis enzim yang digunakan dalam industri pangan seperti tepung, produk bakery, dan biskuit. Sekitar 200 mahasiswa dengan antusias menghadiri acara ini, yang melibatkan mahasiswa dari program studi Agribisnis dan Teknologi Industri Pertanian di Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura. Kuliah kali ini sangat relevan dengan berbagai mata kuliah terkait bisnis, seperti Manajemen Produksi Agribisnis, Sistem Informasi Bisnis, Negosiasi dan Advokasi Bisnis, Bisnis Internasional, Peramalan Bisnis, serta Perencanaan Proyek Agroindustri.
Acara dimulai dengan pengenalan mengenai operasional Stern Ingredients, perusahaan multinasional yang beroperasi di negara-negara seperti Jerman, Amerika Serikat, Meksiko, India, Malaysia, Singapura, Indonesia, dan lainnya. Stella menjelaskan wawasan tentang perkembangan terkini dalam industri bahan pangan, inovasi produk, serta tantangan dan peluang di pasar Asia-Pasifik. Stella kemudian membagikan wawasan tentang bagaimana menjalankan fungsi bisnis untuk produk enzim, khususnya di pasar Indonesia, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut seperti consumer handling pada perusahaan berskala industri (seperti Bogasari, Interflour, dll) , menghadapi SDM, standar mutu, decision making, risk management, dll.
Acara ini menjadi wadah mahasiswa untuk berdiskusi dan bertukar pikiran tentang bagaimana teknologi yang terintegrasi dapat mendorong kemajuan industri pangan ke depan. “Kami percaya bahwa kolaborasi antara industri dan akademisi adalah kunci mendorong inovasi. Hadirnya acara kuliah tamu ini menjadi ajang berbagi pengalaman, pengetahuan kami kepada generasi muda di Indonesia, sekaligus mengispirasi mereka untuk terus mengasah potensi diri untuk masa depan yang cemerlang” imbuh Stella. Mahasiswa sangat antusias dan banyak yang mengajukan pertanyaan terkait masalah bisnis dan pengembangan karir. Stella, yang juga lulusan Michigan State University, East Lansing, USA, menyoroti tantangan besar dalam merekrut generasi Z di Indonesia, terutama terkait sikap kerja dan daya juang.
Pada sesi terakhir, Stellajuga memberikan motivasi dan pengalaman kepada mahasiswa untuk mempersiapkan kehidupan pasca kampus. Melihat Indonesia saat ini hingga tahun 2030 adalah pasar potensial secara global, Ia mendorong para lulusan UTM untuk terus mengembangkan diri agar siap menghadapi tantangan global. Stella menjelaskan bahwa mahasiswa perlu membangun personal branding untuk dapat bersaing dengan mahasiswa dari kampus lain seperti meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan Mandarin, aktif dalam organisasi, mengikuti kompetisi, mencari kesempatan magang, serta membangun jejaring profesional melalui LinkedIn. Acara ditutup dengan ucapan terima kasih dari para dosen pengampu mata kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura. Melalui kuliah tamu bersama praktisi internasional ini, diharapkan mahasiswa dapat membuka wawasan dan semakin siap untuk menghadapi dunia global dan profesional.





