Gunungkidul, 20 September 2024 – Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk mencapai swasembada garam, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi garam di wilayahnya. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan Workshop Produksi Garam dan Sertifikasi Petambak Garam yang digelar selama dua hari di kawasan usaha pergaraman Kelurahan Kemadang, Kepanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Kelautan dan Perikanan DIY bekerja sama dengan Grup Riset SainsTek Pergaraman FP UTM ini diikuti oleh puluhan petambak garam dari sentra produksi garam di Gunungkidul dan Bantul. Selama dua hari, para peserta mendapatkan pelatihan teori dan praktik langsung di lapangan mengenai teknik produksi garam yang modern, sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Produksi Garam Nomor 34 Tahun 2017.
Materi pelatihan yang diberikan mencakup berbagai aspek produksi garam, mulai dari pemilihan lokasi tambak yang sesuai, pengelolaan kualitas air laut, teknik pembuatan bedengan, hingga proses pemanenan dan pascapanen. Para peserta juga diajarkan tentang pentingnya menjaga kualitas lingkungan dan menerapkan prinsip-prinsip produksi yang berkelanjutan.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai petambak garam. Kami mendapatkan banyak ilmu baru yang dapat langsung kami terapkan di lapangan. Dengan begitu, kami berharap dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi garam kami,” ujar salah satu peserta pelatihan.
Selain pelatihan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pelaksanaan sertifikasi petambak garam. Proses sertifikasi dilakukan melalui asesmen kompetensi yang meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk mencapai hasil kerja sesuai standar. Sertifikat yang diperoleh oleh para peserta menjadi bukti bahwa mereka telah memiliki kompetensi yang diakui secara nasional.
Kegiatan workshop dan sertifikasi ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 126 Tahun 2022 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional. Pemerintah Provinsi DIY berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor pergaraman melalui berbagai program dan kebijakan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kualitas sumber daya manusia di sektor pergaraman dapat terus ditingkatkan dan target swasembada garam nasional dapat segera tercapai,” ujar salah satu peserta.
Workshop produksi garam dan sertifikasi petambak garam di Yogyakarta merupakan langkah maju yang signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi garam di Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para petambak garam, tetapi juga berdampak positif bagi perekonomian daerah dan nasional.






