PAGELARAN YUDISIUM FAKULTAS PERTANIAN UTM

Rabu 14 September 2022 Fakultas Pertanian UTM mengadakan Pagelaran yudisium yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Universitas Trunojoyo Madura. Yudisium sendiri di Fakultas Pertanian diadakan setiap bulan akan tetapi prosesi pagelaran yudisium di gelar di akhir semester mendekati pelaksanaan wisuda. Jumlah peserta yudisium sebanyak 465 orang pada semester genap Tahun Akademik 2021/2022 dengan rincian sebagai berikut:

No.ProdiJumlah
1Agroteknologi119
2Agribisnis117
3Teknologi Industri Pertanian85
4Ilmu Kelautan98
5Manajemen Sumberdaya Perairan45
6Pengelolaan Sumber Daya Alam1

Kegiatan yudisium ini diawali dengan pembekalan yudisium untuk calon yudisium yang diisi oleh alumni dari prodi Ilmu Kelautan yaitu Mat Saleh, S.Kel., M.Si. Kemudian dilanjut dengan pagelaran yudisium.  Didalam acara pagelaran yudisium tersbut mahasiswa dikukuhkan sebagai wisudawan oleh Dekan Fakultas Pertanian untuk memperoleh gelar kesarjanaannya. Serta pembacaan mahasiswa terbaik tingkat prodi maupun fakultas oleh wakil dekan 1 bagian Akademik dan Kemahasiswaan. Dalam acara tersebut juga turut hadir semua Kooprodi yang ada di Fakultas Pertanian dan perwakilan orang tua mahasiswa yang terbaik.

Mahasiswa lulusan terbaik di Program Studi Agroekoteknologi         adalah Nurul Kholifah, anak dari Bapak Sumali dan Ibu Rukmiatun yang berasal dari Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Mahasiswa lulusan terbaik di Prodi Agribisnis adalah Melisa Hayatul Maryam, anak dari Bapak Supardi dan Ibu Susiyah yang berasal dari Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan. Mahasiswa lulusan Terbaik Prodi Teknologi Industri Pertanian adalah Silvia Rosalinda, anak dari Bapak Misnato dan Ibu Saripa yang berasal darai Desa Braji, Kabupaten Sumenep. Mahasiswa lulusan Terbaik Prodi Ilmu Kelautan Siti Chusnul Chotimah, anak dari Bapak Rifai dan Ibu Wiwik Winarti yang berasal dari Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Mahasiswa lulusan terbaiak Prodi Manajemen Sumberdaya Perairan Ainul Fitriyah, anak dari Bapak Munir Bukhori dan  Ibu Hoiriyah yang berasal dari Konang, Bangkalan.

Leave a Reply