PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PROGRAM SUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA DI DESA BANYUAJUH KECAMATAN KAMAL KABUPATEN BANGKALAN

Salah satu perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh civitas akademika yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di lapang. Program studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan pada hari Rabu, tanggal 24 Agustus 2022. Kegiatan yang mengusung tema “Integrated Farming System (Mina Sayur)” ini dihadiri oleh para dosen dari program studi MSP-UTM yang berjumlah 12 orang dengan melibatkan 3 orang PLP (Pranata Laboratorium Pendidikan) dan 4 orang mahasiswa, dan juga turut mengundang penyuluh pertanian dari BPP Kamal Bangkalan yaitu Bapak Sunarto, S.P., M.M.A., Ibu Mufaidah, S.P., M.Si., Ibu Siti Yuliani, S.P., dan Ibu Sulistyowati, S.P. 

Peserta kegiatan pengabdian adalah GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) “Karya Bumi” yang diketuai oleh Bapak Mulyadi. Pada kesempatan ini, Bapak Dr. Haryo Triajie, S.Pi, M.Si. dan Ibu Indah Wahyuni Abida, S.Pi., M.Si. selaku perwakilan dosen MSP-UTM memberikan materi tentang persiapan pengolahan lahan untuk mengintegrasikan bidang perikanan dan pertanian. Setelah pemateri menyampaikan materinya, acara selanjutnya adalah sesi diskusi. Pada sesi diskusi ini, warga desa yang tergabung dalam GAPOKTAN “Karya Bumi” diberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan yang sering dihadapi terkait lahan pertanian di Desa Banyuajuh. Perwakilan dari GAPOKTAN menceritakan bahwa permasalahan yang sering dihadapi adalah lahan pertanian mereka secara rutin diintrusi air asin, sehingga tanaman yang dibudidayakan mati dan menyebabkan kerugian.

            Melihat permasalahan tersebut, para dosen memberikan solusi yaitu mengintegrasikan pertanian dan perikanan dengan memilih ikan air tawar yang mampu bertahan hidup di rentang salinitas yang lebih luas. Para penyuluh pertanian dari BPP Kamal Bangkalan juga turut memberikan solusi dan semangat kepada para warga agar terus aktif melaksanakan kerjasama dengan civitas akademika prodi MSP-UTM. Adapun pengimplementasiannya, para dosen akan memantau perkembangan ke depannya sampai solusi yang diberikan membawakan hasil yang memuaskan. Yang terakhir, kegiatan pengabdian ditutup dengan penyerahan mulsa dan obat herbisida dari prodi MSP kepada GAPOKTAN “Karya Bumi” dan foto bersama.

Leave a Reply