Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura kembali memperkuat komitmennya terhadap SDGs melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan ini menyasar kelompok Ibu‑ibu PKK RT 03 RW 03 Desa Telang, Bangkalan, dengan fokus pada pengembangan pangan lokal berbasis herbal.
Mengusung tema “Pemberdayaan Kelompok PKK melalui Diversifikasi Produk Jamu Tradisional menjadi Puding Herbal sebagai Upaya Keberlanjutan Pangan Lokal”, kegiatan ini menghadirkan inovasi menarik berupa puding jamu sedot, sebuah bentuk modernisasi jamu tradisional yang lebih praktis, sehat, dan berpotensi bernilai ekonomi.

Tim pengabdian Prodi Agribisnis memperkenalkan proses pembuatan puding herbal mulai dari pemilihan bahan, teknik pengolahan, hingga manfaat kesehatannya. Narasumber utama, Dr. Amanatuz Zuhriyah, menegaskan pentingnya inovasi pangan lokal agar jamu tetap relevan di tengah perubahan gaya hidup masyarakat. Menurutnya, puding jamu sedot dapat menjadi alternatif konsumsi sehat sekaligus peluang usaha rumahan bagi ibu‑ibu PKK. Produk ini juga dinilai potensial sebagai inspirasi menu dalam program Makan Bergizi Gratis yang tengah digalakkan pemerintah.
Sebanyak 20 peserta mengikuti sesi praktik dan diskusi secara aktif. Mereka antusias bertanya mengenai manfaat herbal, ketahanan produk, hingga peluang pemasaran. Ketua PKK Desa Telang, Henny, menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru tentang cara kreatif mengolah jamu. Ia menilai puding herbal dapat menjadi peluang usaha yang menarik bagi warga.

Suasana kegiatan semakin hidup dengan adanya sesi diskusi santai dan pembagian doorprize. Interaksi hangat antara tim akademisi dan warga membuat kegiatan berlangsung penuh antusiasme.
Melalui kegiatan ini, Prodi Agribisnis UTM berharap inovasi diversifikasi jamu tradisional dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan lokal dan meningkatkan ekonomi keluarga. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui penguatan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal, SDG 4 (Quality Education) melalui transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas masyarakat, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan inovasi yang berdampak bagi pembangunan berkelanjutan. Fakultas Pertanian UTM akan terus mendorong kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada solusi nyata untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.
