PERKUAT SINERGI RISET DAN PENDIDIKAN, FP UTM DAN FPPK UBB TEKEN KERJASAMA STRATEGIS

Bangka Belitung, 2 September 2025 — Dalam semangat memperkuat kolaborasi nasional di bidang pendidikan dan riset, Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi menandatangani nota kesepahaman kerjasama dengan Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan (FPPK) Universitas Bangka Belitung (UBB) pada Selasa, 2 September 2025.

Penandatanganan kerjasama yang berlangsung di Kampus UBB ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi dalam membangun sinergi strategis lintas wilayah dan keilmuan. Hadir dalam acara tersebut seluruh unsur pimpinan FPPK UBB serta jajaran Dekanat dan Ketua Program Studi Agroekoteknologi dari Fakultas Pertanian UTM.yang telah dilaksanakan mencakup dua kegiatan yaitu:

  1. Kolaborasi Riset Nasional melalui Program BIMA, yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kolaborasi diketuai oleh Prof. Dr. Eries Dyah Mustikarini dari FPPK UBB.
  2. Kuliah Tamu oleh dosen dari Program Studi Agroekoteknologi UTM (Dr. Catur Wasonowati, SP.M.Si) dan dosen dari Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan FP UTM (Dr. Firman Farid Muhsoni, S.Pi., M.Sc) untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa FPPK UBB.

Dekan FPPK UBB, Riwan Kusmiadi, STP., M.Si, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari upaya membangun jejaring riset nasional serta meningkatkan kualitas akademik lintas kampus. “Kami menyambut baik kolaborasi ini, terutama dalam memperluas wawasan mahasiswa dan mendorong inovasi riset berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Senada dengan itu, Dekan Fakultas Pertanian UTM, Dr. Fuad Fauzul Mu’tamar, S.TP., M.Si.  menegaskan bahwa sinergi antar perguruan tinggi seperti ini sangat penting dalam menciptakan ekosistem akademik yang dinamis dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional. “Kami percaya, melalui kolaborasi ini, banyak gagasan besar yang dapat dilahirkan untuk kemajuan sektor pertanian dan kelautan Indonesia,” ucapnya.

Selain penandatanganan MoU, agenda kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi akademik, pembahasan teknis pelaksanaan riset kolaboratif, serta rencana implementasi kolaborasi pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026.

Kerjasama antara UTM dan UBB ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata kolaborasi produktif antarperguruan tinggi negeri di Indonesia dalam mendukung visi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM), sekaligus mengakselerasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang agroekoteknologi, perikanan, dan kelautan.

Leave a Reply