Fakultas Pertanian UTM Berpartisipasi dalam FKPTPI dan 4th International Conference on Tropical Agrifood, Feed and Fuel di Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur

Samarinda, 9 Oktober 2024 – Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM) turut berpartisipasi dalam kegiatan Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI) serta 4th International Conference on Tropical Agrifood, Feed and Fuel, yang berlangsung di Crystal Grand Ballroom, Hotel Mercure, Samarinda, Kalimantan Timur, pada 9-10 Oktober 2024. Acara ini mengangkat tema “Reshaping The Future of Food Security in IKN Nusantara through Advanced and Sustainable Agriculture” dengan fokus utama pada masa depan ketahanan pangan di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara melalui penerapan pertanian berkelanjutan dan inovatif.

Perwakilan dari Fakultas Pertanian UTM yang hadir dalam kegiatan ini adalah Dekan Fakultas Pertanian, Dr. M. Fuad Fauzul Mu’tamar, Koordinator Program Studi (Koorprodi) Agribisnis, Novi Diana Badrut Tamami, MP., serta Koorprodi Agroekoteknologi, Dr. Catur Wasonowati. Partisipasi mereka mencerminkan komitmen UTM untuk terlibat aktif dalam upaya pengembangan pertanian yang berkelanjutan di Indonesia.

Acara ini dibuka dengan sambutan oleh Ketua FKPTPI, Prof. Dr. Ahmad Muslim, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, dan secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi plenary yang menghadirkan pembicara dari Mara University of Technology, Malaysia, Suranaree University of Technology, Thailand, serta Universitas Mulawarman, membahas topik-topik penting terkait ketahanan pangan global dan tantangan pertanian masa depan.

Setelah sesi plenary dan break makan siang, peserta acara dibagi dalam beberapa forum diskusi khusus, antara lain:

  • Forum Dekan Fakultas Pertanian se-Indonesia yang membahas kebijakan di tingkat fakultas serta persiapan peluncuran Lembaga Akreditasi Bidang Pertanian.
  • Forum Koordinator Program Studi Agribisnis yang tergabung dalam Asosiasi IPSAGRI, membahas pemetaan capaian pembelajaran (CPL) untuk kurikulum S1, S2, dan S3, serta inisiasi kerja sama untuk mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU).
  • Forum Koordinator Program Studi Agroekoteknologi yang tergabung dalam PAGI, membahas implementasi aturan terbaru dari Dikti terhadap kurikulum program studi, serta menyusun program kerja nasional untuk akhir tahun 2024.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman antar perguruan tinggi pertanian di Indonesia, tetapi juga memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional di masa depan, terutama di IKN Nusantara. Sebagai penutup, peserta mengikuti kegiatan susur sungai Mahakam dan kunjungan ke IKN Nusantara, memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat secara langsung potensi dan perkembangan pembangunan di wilayah ini.

Leave a Reply