Pulau Gili Genting, Kabupaten Sumenep, menjadi lokasi penting dalam penelitian kerjasama antara Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Penelitian ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengidentifikasi kondisi terumbu karang dan mengembangkan strategi pengelolaan berkelanjutan wisata bahari di pulau tersebut.
Tim peneliti dari ULM terdiri dari Dr. Yunandar, S.Pi., M.Si, Dr. Dini Sofarini, S.Pi., MS, dan Tri Dekayanti, S.Pi., M.P, sedangkan dari UTM diwakili oleh Dr. Firman Farid Muhsoni, S.Pi., M.Sc, serta Dr. Indah Wahyuni Abida. Penelitian ini didanai oleh lembaga penelitian di masing-masing universitas, menunjukkan komitmen kedua lembaga akademik dalam menjaga keberlanjutan ekosistem maritim. Penelitian ini juga diikuti mahasiswa yang mengambil program MBKM penelitian.
Pulau Gili Genting yang terkenal dengan destinasi wisata Pantai Sembilan mengalami pertumbuhan signifikan dalam industri pariwisata. Hal ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat lokal, namun di sisi lain juga menimbulkan ancaman serius terhadap ekosistem, khususnya terumbu karang. Oleh karena itu, evaluasi mengenai dampak pariwisata terhadap ekosistem sangat diperlukan untuk memastikan bahwa pengelolaan wisata di pulau ini dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pengelolaan wisata yang tidak hanya mempertahankan daya tarik wisatawan tetapi juga melindungi dan melestarikan lingkungan alam di Pulau Gili Genting. Tahap pertama penelitian dilakukan pada tanggal 9-11 Agustus 2024, yang melibatkan identifikasi kondisi lapangan, pengambilan data kualitas air, serta analisis dimensi ekologi, infrastruktur, sosial, ekonomi, hukum, dan kelembagaan.
Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan dan pengelolaan wisata berkelanjutan di Pulau Gili Genting, sehingga selain menjaga kelestarian alam, juga dapat memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.













