Bangkalan, 10 Oktober 2025 – Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung dalam satu acara di Gedung Rektorat UTM.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Komnas Perempuan, Dr. Maria Ulfah Anshor., M.Si, dan Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., sedangkan penandatanganan MoA dilaksanakan bersama seluruh dekan fakultas di lingkungan UTM, termasuk Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Fuad F. Mu’tamar, S.TP., M.Si.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antara Komnas Perempuan dan dunia akademik, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender di lingkungan kampus, serta dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berperspektif keadilan gender.
Dalam sambutannya, Ketua Komnas Perempuan, Dr. Maria Ulfah Anshor, menyampaikan apresiasinya kepada Universitas Trunojoyo Madura atas komitmennya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif. “Kami memandang kampus sebagai ruang strategis untuk menumbuhkan budaya anti kekerasan dan kesetaraan gender. Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebijakan dan praktik kampus yang berpihak pada keadilan,” ujarnya.
Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa universitas berkomitmen penuh untuk mendukung upaya pencegahan kekerasan berbasis gender dan diskriminasi di lingkungan akademik. “Kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam membangun budaya akademik yang sehat, beretika, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” tuturnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Fuad F. Mu’tamar, S.TP., M.Si, menambahkan bahwa Fakultas Pertanian siap berperan aktif dalam implementasi kerja sama ini, terutama melalui kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat pedesaan yang sensitif terhadap isu gender.
Dengan adanya penandatanganan MoU dan MoA ini, Universitas Trunojoyo Madura dan seluruh fakultasnya, termasuk Fakultas Pertanian, diharapkan dapat menjadi bagian dari jejaring nasional perguruan tinggi yang berkomitmen mendukung upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berkeadilan.



