Martajasah, Bangkalan (17/10) – Para dosen dan tenaga kependidikan dari Jurusan Kelautan dan Perikanan (KP) Universitas Trunojoyo Madura melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) bersama masyarakat Desa Martajasah terkait Pengelolaan Perikanan Terpadu.
FGD ini bertujuan untuk menggali informasi terkait potensi perikanan lokal, serta permasalahn yang dihadapi oleh masyarakat Desa Martajasah dalam proses pemanfaatan dan pengelolaannya. Diskusi tersebut di buka oleh ketua jurusan Kelautan dan Perikanan UTM, Dr. Hafiludin, S.Pi., M.Si, yang dilanjutkan pemaparan terkait Model Perikanan Terpadu oleh Prof. Dr. Ir. M. Zainuri, M.Sc. Pada kesempatan tersebut dipaparkan terkait pentingnya menjaga kondisi lingkungan untuk menunjang proses pengelolaan perikanan terpadu serta peran penting dari kolaborasi antar sektor yang mencakup masyarakat, pemerintah serta universitas.
Hasil diskusi tersebut juga berhasil memetakan sumberdaya perikanan lokal Desa Martajasah yang sangat berpotensi untuk dikembangkan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ikan manyung, sembilang, kerang-kerangan, rajungan merupakan beberapa sumberdaya yang banyak di Desa Martajasah, bahkan kerap melimpah. Namun ditemukan juga beberapa isu serta masalah yang dihadapi oleh masyarakat, seperti sampah yang mencemari perairan laut terutama, keterbatasan alat produksi pada pelaku pengolahan perikanan, dan juga pemasaran yang masih terbatas. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh pada diskusi tersebut akan menjadi pembuka untuk kerjasama antara jurusan Kelautan dan Perikanan UTM dengan masyarakat Desa Martajasah. Dengan terpetakannya berbagai potensi dan permasalahan yang ada, diharapkan kontribusi yang akan diberikan dapat menjadi strategi yang tepat dalam menuju pengelolaan perikanan terpadu di Desa Martajasah.



