Universitas Trunojoyo Madura Perkuat Komitmen Membangun Zona Integritas di Seluruh Fakultas

Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menunjukkan komitmen kuat dalam membangun Zona Integritas (ZI) di seluruh fakultasnya. Selama dua hari, Jumat dan Sabtu (18-19 Oktober 2024), UTM menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait kemajuan pengisian Lembar Kerja Evaluasi Zona Integritas (LKE ZI) sekaligus melaksanakan bimbingan teknis bagi para tim ZI fakultas.

Kegiatan yang berlangsung dengan bimbingan dari tim ahli ZI DIKTI ini melibatkan seluruh tim Zona Integritas dari tujuh fakultas di UTM. Tim ZI DIKTI yang hadir di antaranya Ulfahmi yang menangani area Manajemen Perubahan dan Tata Laksana, Hatidja Madjid untuk area SDM Aparatur, Adi Sulistyo dan Yanlik untuk area Pengawasan, serta Noviyanita yang bertugas dalam area Akuntabilitas. Setiap kelompok dipecah sesuai dengan area perubahan yang ditangani, dan didampingi oleh tim asesor yang memberikan arahan serta masukan untuk kemajuan fakultas dalam implementasi ZI.

Enam area perubahan dalam Zona Integritas yang menjadi fokus kegiatan ini meliputi: manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan SDM aparatur, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas layanan publik. Masing-masing fakultas didorong untuk terus memperbaiki dokumen LKE ZI-nya sesuai dengan evaluasi dan bimbingan yang diterima selama kegiatan ini.

Ketua Tim Reformasi Birokrasi UTM, Slamet Widodo, menyampaikan harapan besarnya agar seluruh fakultas dapat menyelesaikan pengisian LKE ZI dengan baik sebelum akhir tahun 2024. “Sesuai dengan Perjanjian Kinerja (PK) yang disepakati dengan DIKTI, minimal 50% unit di UTM harus sudah mencapai pengisian LKE ZI sebesar 100%. Kami menargetkan seluruh fakultas menyelesaikan dokumen ini pada akhir tahun,” ujar Slamet.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya keberlanjutan pembaruan dokumen ZI, bukan hanya untuk memenuhi target, tetapi juga untuk benar-benar mewujudkan pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). “Kami berharap penerapan Zona Integritas ini bukan hanya sekadar memenuhi target Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik secara nyata di Universitas Trunojoyo Madura,” tambahnya.

Pada sesi akhir kegiatan, setiap fakultas menyampaikan perkembangan pengisian LKE ZI dan tantangan yang dihadapi dalam implementasi di lapangan. Zona Integritas diharapkan dapat mewujudkan tiga sasaran utama, yaitu kapabilitas organisasi yang lebih baik, pelayanan publik prima, serta peningkatan integritas.

Dengan pelaksanaan monev dan bimbingan teknis yang intensif ini, UTM terus berupaya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi demi tercapainya pelayanan publik yang berkualitas dan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan efisien.

Leave a Reply