PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI BENCHMARKING PEMBINAAN MAHASISWA BERPRESTASI PADA FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Bangkalan,  21 Agustus 2024.  Prestasi mahasiswa menjadi bagian yang sangat penting dalam menunjang kinerja utama Perguruan Tinggi. Kemampuan PT untuk mencetak mahasiswa yang berprestasi menjadi indikator bahwa PT tersebut mampu  menciptakan output yang berkualitas tinggi. Untuk memenuhi tuntutan tersebut, maka berbagai program kompetisi dan kreatifitas diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan untuk mendorong setiap perguruan tinggi untuk berlomba-lomba menghasilkan lulusan dengan prestasi yang baik. menyadari pentingnya hal tersebut, Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian UTM mendesain program peningkatan prestasi mahasiswa pada usulan PKKM yang didanai oleh Kementerian Pendidikan pada tahun 2024 ini. Target yang dicapai pada tahun ini terdapat 40 mahasiswa yang mampu berprestasi minimal skala nasional. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah melakukan benchmarking pembinaan mahasiswa berprestasi pada Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UB pada tanggal 8 Agustus 2024. Prodi  melaksanakan kegiatan benchmarking sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pola pembinaan prestasi mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai dan mengadopsi praktik terbaik dari institusi lain, serta mengimplementasikan strategi yang efektif untuk mencapai target yang telah ditetapkan dalam Program Peningkatan Prestasi Mahasiswa.

Dekan FTP UB, Prof. Yusuf Hendrawan, STP, M.App.Life.Sc, Ph.D., dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa pemikiran cerdik dan strategi inovatif diperlukan untuk mendorong prestasi mahasiswa. Salah satu program unggulan yang telah berhasil diimplementasikan adalah 1 Desa 1 Karya Inovatif, yang merupakan bagian dari Program Mahasiswa Membangun Desa (MMD). Program ini bertujuan untuk memberikan dampak signifikan baik bagi masyarakat desa maupun institusi, dengan berbagai capaian sebagai berikut:

  1. Draft Paten dan Inovasi: Menghasilkan 45 draft paten inovasi untuk dosen, mahasiswa, dan Badan Riset Daerah (BRIDA) Tulungagung.
  2. Prototype dan Implementasi: Merealisasikan 45 prototype inovasi yang dimanfaatkan di masyarakat desa.
  3. Artikel dan Seminar: Menghasilkan 45 artikel full paper untuk seminar nasional yang diselenggarakan oleh Seminar Teknologi Pertanian Indonesia (STPI) di FTP UB.
  4. Presenter Mahasiswa: Menjadikan mahasiswa sebagai presenter di seminar nasional.
  5. Beban Kerja Dosen: Memenuhi beban kerja dosen (BKD) terkait pengabdian masyarakat.
  6. Program MBKM: Mencapai target 9 SKS dalam program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).
  7. Kerjasama dan MoA/PKS: Menjalin 45 kerjasama MoA/PKS dengan pemerintah desa, kabupaten, dan dinas terkait.
  8. Pemberitaan Media: Mendapatkan 45 pemberitaan media massa untuk pemeringkatan universitas.
  9. Laboratorium dan Peralatan: Melaksanakan pembuatan alat/mesin dan menambah koleksi katalog mesin.
  10. Pengabdian Masyarakat: Melaksanakan program MMD yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat desa.
  11. Pameran Karya: Memamerkan 45 karya mahasiswa yang berprestasi.
  12. Promosi dan Rekognisi: Mempromosikan produk alat dan mesin serta mendapatkan rekognisi sebagai universitas ber-dampak.

Selain itu, FTP UB juga melaksanakan kegiatan Student Inbound dengan melibatkan 9 kampus asing, dengan capaian sebagai berikut:

  1. Student Inbound: Mengundang 36 mahasiswa dari kampus asing.
  2. Penugasan Paper: Mengikutsertakan paper extended abstract dalam kompetisi internasional.
  3. Video Presentasi: Penugasan video presentasi 7 menit untuk student international conference.
  4. Poster dan Desain Produk: Penyelenggaraan expo hasil karya mahasiswa di tingkat internasional.
  5. Dosen Pendamping: Dosen sebagai guest lecture dan visiting professor.
  6. Promosi S2: Mempromosikan program S2 untuk mahasiswa asing.
  7. Implementasi MoA: Menjalin MoA antar universitas dan penandatanganannya.
  8. Seminar Internasional: Penyelenggaraan seminar internasional.

Program-program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan prestasi mahasiswa dan memastikan bahwa mereka dapat berkontribusi secara maksimal dalam berbagai kompetisi dan kegiatan akademik di tingkat nasional dan internasional. Kegiatan Benchmarking juga mengajarkan bagaimana strategi/ rencana pengembangan mahasiswa berprestasi seperti tersaji dalam gambar berikut.

Leave a Reply