FAKULTAS PERTANIAN UTM SINERGI DENGAN DEPARTEMEN TEKNIK KIMIA UNIVERSITI TEKNOLOGI PETRONAS LAKUKAN PENGABDIAN INTERNASIONAL “MASS PROJECT” PADA PETANI GARAM DI PAMEKASAN

Pamekasan, 1 Mei 2024. Kehadiran mahasiswa dan dosen pembimbing dari Universiti Teknologi Petronas di Fakultas Pertanian UTM selama 5 hari, memberikan multiplayer effect pada kegiatan Tridharma PT. Kehadiran mereka memperkuat jalinan kerjasama internasional yang dirintis oleh Fakultas Pertanian. Sebagai informasi milestone UTM pada saat ini adalah melakukan transformasi dalam upaya mempersiapkan daya saing di tingkat Asean. Semua fakultas tidak terkecuali FP, harus bersinergi dengan berbagai institusi di luar negeri dalam pelaksanaan kegiatan Tridharma.

Salah satu agenda yang dilakukan oleh FP UTM dengan UTP adalah melakukan difusi inovasi teknologi IoT yang mereka sebut dengan istilah MASS PROJECT (Madura Smart Salt House)  pada usahatani garam,  binaan Dosen Program Studi IKL Dr. Mahfud Efendi. Kegiatan pengabdian melibatkan dosen dan mahasiswa dari FP UTM maupun UTP. Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan sambutan dari Dekan Fakultas Pertanian UTM, Dr. Moh. Fuad Fauzul.  Sambutan kedua disampaikan oleh dari Dr. Mahfud effendi, selaku pengelola Kedai Reka Garam Pamekasan, kemudian dilanjut oleh Dr. Madiah binti Omar selaku dosen pendamping dari UTP. Tahapan berikutnya adalah melakukan Focus Discussion Grup (FGD) dengan cara membagi petani ke dalam 4 kelompok, dimana masing-masing kelompok didampingi oleh mahasiswa dari UTP serta mahasiswa dan dosen dari FP UTM. Mereka mendiskusikan tentang permasalahan garam yang ada di wilayah Pamekasan. Tahapan terakhir dari pengabdian ini adalah memperkenalkan IoT Garam yang bisa dipergunakan untuk mengoleksi data tingkat evaporasi dan salinitas.  

Salah satu pembelajaran yang didapat dari kerjasama ini adalah dosen dapat melihat contoh riil tentang bagaimana proses pembelajaran yang dilakukan berbasis project. Selain itu dosen juga melihat contoh nyata bagaimana upaya yang dilakukan untuk membangun softskill mahasiswa dalam problem solving, komunikasi, presentasi. Bersama dengan mahasiswa UTP, mahasiswa FP UTM juga belajar untuk melakukan adaptasi dan belajar komunikasi dengan sejawat dari negara seberang. Selain itu mahasiswa juga belajar cara pembelajaran yang berbasis pada kasus-kasus yang terdapat di lapang. Semoga kerjasama ini bisa berlanjut untuk tahun-tahun yang akan datang, semoga.

Leave a Reply