UTM Bantu Penanganan Hiu Paus 2 Ton Terdampar di Suramadu

Senin, 17 Juli 2023 terdampar 2 ekor Hiu Paus (Rhincodon typus) di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Bangkalan, Madura. Hiu Paus dengan bobot hampir 2 ton ini sudah terdampar dalam keadaan mati. Tim Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan UTM bersama Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Jawa Timur, BKSPL Denpasar, dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga turut serta dalam proses evakuasi. Berdasarkan keterangan Bapak Arto warga Desa Sukolilo Barat, hiu paus ini terdampar pukul 15.00 WIB 100 m persis di pesisir Suramadu arah Madura.

Adapun penyebab terdamparnya 2 ekor spesies ikan terbesar didunia ini diduga  terbawa arus dari timur, mengingat pekan ini gelombang dan arus sangat kuat atau kemungkinan rusaknya radar  2 ekor Rhincodon typus sehingga kehilangan arah dan terdampar saat berburu plankton, pungkas Dr. Haryo Triajie, S.Pi., M.Si pemerhati Biota Perairan Dilindungi UTM. Selanjutnya, Tim Dinas Kelautan Perikanan Jawa Timur, Tim UTM yang dipimpin oleh Dr. Haryo Triajie, S.Pi., M.Si dan AB Chandra, M.Si bersama tujuh mahasiswa MSP UTM, serta drh. Bilqisthi, M Si dari Kedokteran Hewan UNAIR langsung berkoordinasi dengan warga dan pokmaswas setempat untuk melakukan proses evakuasi Hiu Paus dengan Panjang hampir 5 m ini.  Bangkai Hiu paus direncanakan akan ditambat pada  tiang pancang jembatan Suramadu untuk proses dekomposisi. Lokasi penambatan yang relatif jauh dari Pesisir Suramadu dan kampung nelayan menjadi alasan utama. Selanjutnya, tim Kedokteran Hewan UNAIR, tim jurusan Kelautan Perikanan UTM, BKSPL Denpasar, Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Jawa Timur  akan melakukan nekropsi guna mengetahui penyebab hiu paus terdampar. abc*

Leave a Reply