Kuliah Praktisi Mekanika Lahan Garam

Praktisi mengajar merupakan salah satu program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia. Program ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi perguruan tinggi dan indutri dalam menyelenggarakan pembelajaran praktis dan aplikatif serta dapat meningkatkan relevansi skill lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Program Praktisi Mengajar matakuliah Mekanika Lahan Garam ini dirancang dan dikelola bersama dosen dan praktisi, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pembelajaran holistik yang menghubungkan teori dengan praktik lapangan. Kuliah praktisi mengajar Mekanika Lahan Garam berkolaborasi dengan PT Anta Tirta Karisma. Harapannya Mahasiswa kami tidak hanya mendapatkan bekal teori semata melainkan juga pengetahuan dan pengalaman dari dunia kerja yang langsung diberikan oleh praktisi yaitu Direktur PT Anta Tirta Karisma.
PT Anta Tirta Karisma merupakan industri yang memproduksi polymer geoisolator/geomembrane. Dimana produk geoisolator banyak dipakai dalam produksi garam terutama untuk teknologi produksi garam adaptif cuaca. Sejak tahun 2007 PT AntaTirta Bermitra dengan Kementrian Perindustrian untuk penelitian dan kaji terap penggunaan GeoIsolator untuk kolam pengendapan garam di Pulau Madura. Untuk tahun-tahun berikutnya dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam bimbingan teknik produksi garam. Terkini perusahaan kami membangun kawasan sentra garam adaptif cuaca dengan teknologi rumah garam (tunnel dan prisma) di Kabupaten Cirebon hasil kerjasama operasional dengan perguruan tinggi dan komunitas petambak garam. Sehingga sangat cocok sekali berkolaborasi dengan matakuliah Mekanika Lahan Garam. Dan didukung juga dengan pengalaman Bapak Anwar Kurniawan yang telah memiliki Paten tentang metode untuk produksi garam NaCl tanpa dibatasi waktu, iklim, serta cuaca dan system untuk produksi garam. Kelas kolaborasi praktisi mengajar akan dilaksanakan selama 12 jam yang disajikan dalam 6 kali pertemuan perkuliahan yang dilaksanakan secara daring dan luring. Dengan kolaborasi yang baik antara dosen dan praktisi dari industri, kurikulum yang diberikan akan lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Leave a Reply