MOU UTM DENGAN YAYASAN MERO FOUNDATION

Kamis, 30 Juni 2022 Jam 13.00 WIB Universitas Trunojoyo Madura mengadakan MOU dengan Yayasan Mero Foundation. Apa itu Yayasan MERO? Yayasan MERO adalah singkatan dari “Organisasi Pendidikan & Penelitian Kelautan”. Yayasan ini bertujuan untuk menjadi salah satu pusat penelitian yang paling penting dan berharga di Indonesia. Visinya adalah Menjadi pusat pendidikan dan penelitian kelautan berbasis lingkungan dan konservasi yang ramah lingkungan. Yayasan tersebut mempunyai misi : 1) menjadi pusat pengembangan ilmu penelitian kelautan; 2) membekali generasi muda dengan wawasan kelautan; 3) melaksanakan realisasi dan tanggung jawab terhadap lingkungan hidup, dan; 4) untuk mendukung dan mengajar masyarakat setempat. Kantor MERO berada di Banjar Dinas Muntig, Dsn. Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem-Bali. Alamat web : https://merofoundation.org/. Acara penandatanganan dilaksanakan secara daring. Universitas Trunojoyo dihadiri Rektor (Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si.,) , Wakil Rektor Bidang akademik (Dr. Deni Setya Bagus Yuherawan, S.H.,M.S.), Sekertaris LPPM UTM (Dr. Zainul Hidayah), Kepala BAK, Dekan FP (Dr. Mohammad Fuad Fauzul Mu’tamar, S.TP., M.Si.), Wakil Dekan Bidang Akademik FP (Dr. Elys Fauziyah, .S.P., M.P. ), Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FP (Dr. Firman Farid Muhsoni, S.Pi., M.Sc). , Kajur Kelautan dan Perikanan (Dr.Hafiludin, S.Pi., M.Si.), Korprodi  IKL (Wahyu Andy Nugraha, ST., M.Sc., Ph.D), Korprodi MSP (Abdus Salam Junaedi, S.Si., M.Si.), Tim Kerjasama UTM dan dosen-dosen IKL dan MSP secara online. Dari pikah MERO diwakili oleh : Dr. Rahmadi Prasetyo, ST., MT.(Founder), Dr. Rhesi Krstiana, S.pi., M.Si.(Chairman), Dr. I Wayan Mudiante, S.Pd., M.Phil., Ph.D. (Secretary)

Rektor UTM menyampaikan harapannya dalam MOU ini bisa dirintis kerjasama yang dapat meningkatkan SDM UTM baik untuk mahasiswa atau dosen. Terealisasi kolaborasi penelitian baik  internasional dan nasional. Tindak lanjut dari kerjasama ini bisa berupa kegiatan-kegiatan yang lebih kongkrit ke depan. Kesempatan untuk magang dan pelatiahan untuk mahasiswa dan dosen.  Tanggapan dari pihak MERO sangat antusias untuk MOU kerjasama ini. MERO sendiri fokus penelitian tidak hanya bidang kelautan tapi juga lingkungan. Ada banyak kegiatan antara lain : bersih pantai, edukasi nelayan, penelitian mikro plastic, social budaya masarakat pesisir. MERO tidak saja hanya kegiatan untuk melatih kemampuan hardskil (antara lain: keahlian menggunakan SEM, NGS Genetic, scuensing, dll), tapi saat magang juga akan dilatih kemampuan bahasa inggris dan kemampuan softskil. Pengembangan penelitian bersama UTM bisa berkembang untuk riset garam. Akomodasi , makan dan penjemputan pada saat magang di MERO akan disediakan. Juga terdapat fasilitas diving dan sertifikasi juga disediakan. Harapannya kegiatan bersama segera bisa ditindak lanjuti.

Leave a Reply